Memuat berita

Sherly Tjoanda Pilih Fokus di Maluku Utara, Tepis Spekulasi Duet Politik dengan Ahok atau Dedi Mulyadi

06 September 2026
15

Jakarta – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan dirinya belum memiliki ketertarikan untuk membahas peluang kontestasi politik nasional pada 2029. Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi pertanyaan jurnalis senior Andy F. Noya mengenai kemungkinan dirinya dipasangkan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atau Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) pada pemilihan mendatang. Dalam acara IDEAFEST 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (4/9), Sherly secara lugas menyatakan fokus utamanya saat ini adalah menjalankan amanah sebagai kepala daerah di Maluku Utara.

"Tidak memilih. Saya di Maluku Utara saja," ujar Sherly singkat, menanggapi berbagai spekulasi yang belakangan muncul mengenai masa depan karier politiknya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Sherly belum ingin terlibat dalam wacana politik nasional yang mulai menghangat menjelang Pemilu 2029. Di tengah munculnya sejumlah nama tokoh yang dinilai memiliki elektabilitas tinggi, Sherly memilih menempatkan prioritas pada pembangunan daerah yang dipimpinnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sherly juga berbicara mengenai perubahan besar dalam kehidupannya sejak memasuki dunia politik dan menjabat sebagai gubernur. Ia mengakui bahwa posisi yang diembannya saat ini membawa tanggung jawab yang jauh lebih besar dibandingkan kehidupannya sebelum terjun ke pemerintahan. Menurutnya, menjadi kepala daerah tidak hanya soal mengambil keputusan, tetapi juga memikirkan berbagai persoalan masyarakat yang harus diselesaikan setiap hari.

"Ya, kehidupan dulu lebih ringan ya. Sekarang kan semuanya harus saya pikirin sendiri, jalanin, lebih besar tanggung jawabnya, dan lain-lain," ungkapnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya beban kepemimpinan yang kini dipikul Sherly, mulai dari urusan pembangunan, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat Maluku Utara yang menjadi tanggung jawab langsung pemerintah daerah. Dalam beberapa waktu terakhir, nama Sherly Tjoanda mulai mendapat perhatian publik nasional. Gaya kepemimpinannya yang dinilai komunikatif serta sejumlah langkah pembangunan di Maluku Utara membuatnya kerap masuk dalam diskusi mengenai figur-figur potensial di masa depan.

Tak heran jika berbagai spekulasi mengenai kemungkinan duet politik dengan tokoh-tokoh nasional seperti Ahok maupun Dedi Mulyadi mulai bermunculan. Namun, Sherly memilih meredam berbagai spekulasi tersebut dan menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah bekerja untuk masyarakat Maluku Utara. Sikap tersebut menunjukkan bahwa di tengah meningkatnya sorotan publik, Sherly lebih memilih membuktikan kinerjanya melalui program dan kebijakan di daerah dibandingkan terlibat dalam pembicaraan politik jangka panjang.

Sebagai gubernur, Sherly menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi Maluku Utara masih membutuhkan perhatian penuh dari pemerintah daerah. Oleh karena itu, dirinya belum memikirkan langkah politik berikutnya dan memilih berkonsentrasi pada berbagai agenda pembangunan yang sedang berjalan. Pernyataan Sherly di IDEAFEST 2026 sekaligus menjadi penegasan bahwa dirinya saat ini lebih fokus menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah daripada menanggapi spekulasi mengenai peta politik nasional menuju 2029.

Dengan berbagai tantangan pembangunan yang masih harus diselesaikan, Sherly tampaknya ingin memastikan bahwa kepercayaan masyarakat Maluku Utara dijawab melalui kerja nyata sebelum berbicara mengenai langkah politik di masa depan.

Tag

Memuat tag berita...