Memuat berita

Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT, Puluhan Pejabat Dikerahkan

17 Agustus 2026
36

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengirimkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 50 ribu paket sembako bantuan presiden (Banpres) diberangkatkan dari Jakarta menuju Maumere, NTT, Sabtu (15/8/2026). Pengiriman bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah dalam menangani dampak gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di NTT.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo sejak pagi telah memberikan instruksi kepada seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat menangani dampak bencana.

"Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah agar bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," kata Teddy dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Teddy, selain pengerahan jajaran pemerintah, sebanyak 50 ribu paket sembako dari Banpres juga telah diberangkatkan ke Maumere. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa.

"Selain itu, telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50 ribu paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak," ujarnya.

Pemerintah juga mengerahkan sejumlah pejabat untuk turun langsung ke wilayah terdampak. Mereka ditugaskan ke Maumere dan Labuan Bajo untuk memastikan proses penanganan bencana berjalan serta kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi.

Sejumlah pejabat yang ditugaskan antara lain Menko PMK Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono, serta Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Selain kementerian dan lembaga pemerintah, sejumlah pejabat dari BUMN dan instansi terkait juga dilibatkan dalam penanganan. Perwakilan Pertamina, PLN, Telkom, dan Bulog turut dikerahkan untuk mendukung pemulihan serta pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Pengerahan lintas kementerian dan lembaga tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, layanan kesehatan, energi, telekomunikasi, hingga distribusi pangan tetap dapat berjalan di tengah situasi pascagempa.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperbarui data dampak gempa yang terjadi di NTT. Besarnya dampak bencana membuat pemerintah terus melakukan pendataan sekaligus penanganan terhadap masyarakat yang terdampak. Bantuan logistik menjadi salah satu kebutuhan mendesak untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok selama masa tanggap darurat.

Pengiriman 50 ribu paket sembako dari Jakarta ke Maumere diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat respons pemerintah terhadap kondisi di lapangan. Pemerintah juga masih melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memantau perkembangan situasi, mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan, serta memastikan fasilitas pelayanan dasar dapat kembali berfungsi.

Seiring proses penanganan berlangsung, pemerintah akan terus memperbarui data mengenai korban maupun kerusakan akibat gempa. Masyarakat di wilayah terdampak juga diimbau mengikuti arahan petugas dan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Tag

Memuat tag berita...