JAKARTA – Perkembangan kasus dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay memasuki babak baru. Kuasa hukum keluarga korban, Andi Darti, mengungkapkan adanya informasi yang diterima pihak keluarga terkait dugaan bahwa Jesslyn sempat dibawa ke Malaysia setelah peristiwa yang terjadi di kawasan Jakarta Pusat. Meski demikian, Andi menegaskan informasi tersebut masih bersifat awal dan hingga kini masih dalam proses pendalaman oleh penyidik kepolisian.
“Kalau info itu kami mendengar memang dari pihak kepolisian memang ada lintasan dari Semarang ke Malaysia. Tetapi untuk lebih detailnya saya kurang tahu juga karena yang memiliki manifes langsung adalah penyidik,” ujar Andi. Menurutnya, pihak keluarga belum memperoleh akses terhadap data manifes penumpang maupun hasil penyelidikan yang lebih rinci karena seluruh informasi tersebut berada dalam kewenangan penyidik.
Andi menjelaskan, keluarga hanya menerima informasi bahwa terdapat indikasi lintasan perjalanan dari Semarang menuju Malaysia. Namun, ia menegaskan belum dapat memastikan apakah lintasan tersebut benar-benar berkaitan dengan keberadaan Jesslyn. Karena itu, keluarga memilih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian sebelum menarik kesimpulan lebih jauh.
Di sisi lain, proses pengungkapan kasus disebut menghadapi kendala teknis. Andi mengungkapkan kamera pengawas (CCTV) di restoran yang menjadi lokasi dugaan penculikan dilaporkan sudah lama tidak berfungsi. Informasi tersebut, kata dia, diperoleh dari seorang pelayan (waitress) yang bertugas di restoran saat peristiwa terjadi. Jika benar CCTV dalam kondisi rusak, penyidik diperkirakan harus lebih mengandalkan keterangan para saksi serta alat bukti lain untuk merekonstruksi kronologi kejadian.
Meski tidak didukung rekaman CCTV, Andi menyebut masih terdapat sejumlah saksi yang berada di lokasi ketika dugaan penculikan terjadi. Menurut informasi yang diterima keluarga, kondisi restoran saat itu cukup ramai oleh pengunjung. Beberapa orang disebut melihat adanya dugaan korban dibawa secara paksa oleh beberapa pria. Keterangan para saksi diharapkan dapat membantu penyidik menyusun rangkaian peristiwa secara lebih utuh sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik dugaan penculikan tersebut. Penyidik masih mengumpulkan berbagai alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri kemungkinan pergerakan korban, termasuk dugaan perjalanan ke luar negeri yang disampaikan kuasa hukum keluarga. Pihak keluarga berharap proses penyelidikan dapat berjalan secara menyeluruh sehingga keberadaan Jesslyn segera diketahui dan seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang atlet muda berprestasi dan diduga memiliki unsur penculikan lintas wilayah yang kini masih terus didalami oleh aparat penegak hukum.

