Memuat berita

Belasan Siswa SD di Blora Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG, Program Makan Bergizi Gratis Kembali Jadi Sorotan

21 Juli 2026
8

Blora, Jawa Tengah – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat sorotan setelah belasan siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu makanan yang disediakan dalam program tersebut. Para siswa dilaporkan mengalami sejumlah keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG. Mereka kemudian mendapatkan penanganan medis dengan dibawa ke fasilitas kesehatan setempat untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan. Peristiwa ini terjadi di tengah upaya pemerintah melakukan perbaikan tata kelola program MBG, terutama dalam aspek pengawasan kualitas makanan, kebersihan dapur penyedia, serta standar keamanan pangan yang diberikan kepada para penerima manfaat.

Kasus dugaan keracunan tersebut langsung mendapat perhatian dari pihak terkait. Petugas melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa, termasuk memeriksa makanan yang telah dikonsumsi serta kondisi lingkungan penyedia makanan. Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan apakah keluhan yang dialami para siswa benar-benar berkaitan dengan menu MBG atau terdapat faktor lain yang menyebabkan mereka mengalami gejala keracunan.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Namun, dalam pelaksanaannya, aspek keamanan pangan menjadi salah satu tantangan utama yang harus terus diperkuat. Sejumlah kejadian serupa sebelumnya membuat pemerintah menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap seluruh rantai penyediaan makanan, mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, distribusi, hingga penyajian kepada siswa.

Pihak berwenang mengingatkan seluruh penyelenggara MBG agar memastikan setiap makanan yang diberikan memenuhi standar kebersihan dan kelayakan konsumsi. Evaluasi terhadap sistem pengawasan juga terus dilakukan agar program tersebut dapat berjalan aman dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan siswa di Blora masih dalam proses pemeriksaan. Masyarakat diminta menunggu hasil investigasi resmi dari pihak terkait dan tidak menyimpulkan penyebab kejadian sebelum hasil pemeriksaan selesai.

Tag

Memuat tag berita...